autumn_windy

December 9th, 2008

narasi impresionis. tugas pak andika. hehehe..

Posted by autumn-windy in Uncategorized

Tak Perlulah Aku Keliling Dunia

Autumn Windy Alwasilah[1]

Beberapa waktu lalu, tepatnya saat hujan turun membasahi bumi, dan angin berhembus kencang meniupkan kebahagiaan, saya duduk manis di tepi lapangan luas yang bernama ‘Teater Terbuka’.Disekeliling saya, ada beberapa orang yang sedang sibuk dengan pikirannya sendiri, tertawa, mengobrol, bahkan sibuk membuka payungnya yang rusak demi sedikitnya terlindungi dari air hujan.Mereka teman satu kelas saya.

Beberapa meter dari tempat kami duduk, ada sekumpulan orang, yang melakukan hal tidak jauh dari apa yang kami lakukan.Satu orang pria berbadan agak besar, duduk bersandar pada tembok, memegang buku tebal yang nampak sangat membosankan untuk dibaca dan diatasnya ada satu helai kertas, yang isinya adalah skor pertandingan futsal yang sedang berlangsung antara kelas kami, melawan senior angkatan 2006.

Tidak ada yang spesial dari pertandingan itu, kecuali anggota tim futsal kelas kami yang hanya ada tiga orang.Sedangkan pemain harus ada enam orang.Akhirnya dua orang wanita rela dan terpaksa turun ke lapangan untuk menjadi kipper dan pemain belakang.Tapi masih kurang satu orang lagi.Akhirnya kami memutuskan untuk menjadikan seorang anak kecil kelas dua SMP, yang sedang menonton pertandingan untuk bermain ikut berjuang membela kelas kami, dan itu adalah adik saya.

Bisa dibayangkan.Pertandingan futsal antara enam orang pria yang sebagian berbadan besar, melawan satu tim yang isinya hanya tiga orang pria, dua orang wanita yang lebih banyak berteriak karena takut terkena bola, dan satu orang anak kelas dua SMP.Tim kami kebobolan banyak gol.Rasanya saya ingin kembali kerumah saja, dan melupakan pertandingan itu.Malu saya karenanya.Tapi demi kepedulian saya terhadap nasib kelas saya, akhirnya saya memutuskan untuk tinggal, dan melihat kelas kami ditertawakan oleh senior dan anak-anak kelas lain.

Pertandingan berakhir saat langit sudah mulai gelap.Skor akhir saat itu tidak akan saya bahas karena saya kecewa, dan takut anda menertawakannya. Hujan di sore itu belum reda.Teman-teman satu kelas saya langsung kembali pulang kerumah atau ke kostannya, dengan wajah dan perasaan yang nampak berkata, “Ulangi pertandingan ini!”.Saya kemudian bergabung dengan orang-orang kelas 2006 yang membantai kelas kami, sekedar untuk mengobrol dan bersedia untuk menjadi tumbal tertawaan mereka.

Ketika para pemain yang menang sedang duduk melepaskan kelelahan mereka, mata saya tertuju kepada sesuatu yang selama ini menjadi kesukaan saya.Sepasang kaki milik senior yang berbaju merah menyala.Kaki nya kecil, betisnya putih, dan tidak berbulu.Didukung oleh badannya yang kurus, membuat saya terhipnotis.Seketika saya memuji betis indah dan seksi itu.Tapi orang yang ternyata bernama Randy itu menjadi merasa malu.Seolah-olah saya menghina betisnya yang nampak seperti betis perempuan.Tapi saya sama sekali tidak bermaksud untuk menghinanya.

Setelah berkenalan, saya memintanya untuk mengizinkan saya memegang kakinya.Dia mengizinkan saya untuk mencolek kakinya saja.Teman-temannya tertawa kembali menertawakan saya karena berpikir bahwa hanya saya, wanita di dunia ini yang menyukai kali pria seperti itu.Saya memang sangat menyukai pria berbadan kurus.Apakah itu aneh?

Adzan Maghrib telah berkumandang dari masjid besar kampus kami.Setelah berpamitan, saya pulang dengan perasaan yang bercampur aduk.Antara bahagia dan tak sabar untuk menyaksikan kembali pertandingan futsal yang selanjutnya untuk melihat betis seksi tersebut.Sesampainya dirumah saya menceritakan apa yang baru saya lihat kepada Ibu saya, dan teman dekat saya.Mereka berpikir sama dengan apa yang orang-orang pikirkan.Saya aneh.Tidak pantas jika seorang pria berkaki mulus seperti wanita.Ibu saya menyebutnya ‘geuleuh’.Ah, tidak peduli saya akan apa yang mereka katakan.

Tak perlulah aku keliling dunia, karena baru saja saya melihat sepasang kaki paling indaaaaaaaaahhhh sedunia.

*****


[1]Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris Kelas A1

Bookmark and Share
December 9th, 2008

saya juga bingung, bikin dadakan gini, tapi bisa jadi essay terbaik maru b’ing UPI ‘08

Posted by autumn-windy in Uncategorized

Ada Cinta di HIMA dan Kaderisasi

Kaderisasi dan Himpunan Mahasiswa atau HIMA, jelas memiliki peranan penting dalam sebuah perguruan tinggi.Sebagaimana yang dituliskan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kader adalah orang yang diharapkan akan memegang peran yang penting dalam pemerintahan, partai, dsb. Termasuk Himpunan Mahasiswa, membutuhkan seorang kader yang mampu menjalankan roda organisasi dengan baik dan benar.

Kader yang baik, menurut saya, adalah sosok yang bertanggung jawab, dapat memberikan pengaruh yang bagi teman-temannya dalam sebuah organisasi.Menurut Menteri Pemuda dan Olahraga, Adhyaksa Dault, leadership atau kepemimpinan adalah mampu mempengaruhi orang lain.

Pengaderan, atau proses mengkaderkan seseorang, tentu menjadi tanggung jawab seorang pemimpin.Seseorang dapat menjadi pemimpin, berawal dari seorang pemimpi yang bermimpi dan berkeinginan mampu memimpin (setidaknya bagi dirinya sendiri), dan mampu menghasilkan para pemimpin yang baru.

Jika hari ini kita mampu menjadi lebih baik dari hari kemarin, maka kita termasuk kedalam orang yang beruntung.Jika hari ini sama dengan hari kemarin maka kita termasuk kedalam orang merugi, dan apabila hari ini kita tidak bisa lebih baik dari hari kemarin, kita termasuk kedalam orang yang celaka.

Pengaderan atau proses mengkaderkan seseorang mahasiswa baru dalam sebuah himpunan tentunya bertujuan untuk membentuk seorang kader atau sebuah generasi yang bisa lebih baik dari pengurus HIMA tahun sebelumnya.Hal tersebut tentunya akan dicapai apabila, baik mahasiswa baru, maupun senior, dapat menjalankan proses Kaderisasi Anggota Baru dengan baik.

Peran HIMA untuk kaderisasi, menurut saya yaitu, para mahasiswa yang berhimpun dalam satu organisasi, mampu berencana, bekerja sama, gotong royong, dalam mengaderkan mahasiswa baru.Mahasiswa yang berhimpun, saling mengisi, saling memberi pengetahuan, akan mampu membentuk visi dan misi agar Kaderisasi Anggota Baru yang berjalan, akan terlaksana sesuai dengan rencana.

Dalam KAB ini, kaderisasi dan Himpunan Mahasiswa saling ketergantungan.Kaderisasi tidak akan berjalan tanpa adanya pengurus dan anggota HIMA.Sebaliknya, HIMA pasti melakukan kaderisasi karena akan adanya regenerasi pengurus.Ada cinta antara HIMA dan Kaderisasi.

Harapan saya adalah, saya dan teman-teman mahasiswa baru 2008 yang lain, mampu menjadi kader yang diharapkan, tentunya dengan didikan atau latihan dari kakak-kakak senior, agar tercapainya tujuan kita bersama, yaitu menjadi lebih baik dari hari kemarin.Menjadi HIMA yang mampu berdiri sebagai HIMA yang patut dicontoh oleh HIMA yang lain, minimal dilingkungan kampus tercinta kita, Universitas Pendidikan Indonesia.Amin.

English, you rock!!!

Autumn Windy Alwasilah

0801186

Edu A’1

Kelompok 17

Bookmark and Share
November 4th, 2008

tugas apresiasi puisi Pak Andika

Posted by autumn-windy in Uncategorized

Puisi Bukan Sekedar Karya Tapi Juga Harta

Autumn Windy Alwasilah

Puisi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), adalah ragam sastra yang bahasanya terikat oleh irama, matra, rima, serta penyusunan larik dan bait, atau gubahan dalam bahasa yang bentuknya dipilih dan ditata secara cermat sehingga mempertajam kesadaran orang akan pengalaman dan membangkitkan tanggapan khusus lewat penataan bunyi, irama, dan makna khusus.

Begitupun dengan apa yang saya dan teman-teman saksisan, beberapa hari lalu, di pekarangan gedung University Center, yaitu puisi berbahasa Sunda yang diapresiasi oleh Kang Ayi.Memberikan pengalaman dan membangkitkan tanggapan khusus lewat penataan bunyi, irama, dan makna khusus.Perhatian kami semua tertuju pada sesuatu yang betul-betul menarik.

Seorang sastrawan mengapresiasikan puisi dengan sihir.Bukan sihir ‘simsalabim’, tapi sastrawan tersebut menyihir kami untuk memberikan perhatian sepenuhnya, kepada apa yang beliau tampilkan.Penjiwaan yang mendalam, mimik muka yang memancarkan emosi, memberikan tanggapan, bahwa beliau cukup ahli dalam bidangnya.

Banyak diantara kami, yang tidak mengerti arti atau makna dari puisi itu, karena banyak dari kami yang tidak mengerti bahasa Sunda.Setelah memberikan tepuk tangan, kita mendiskusikan makna puisi tersebut.Ternyata, puisi yang berjudul “Kongkorongok’ itu menggambarkan kehidupan Presiden Pertama Indonesia, yaitu Soekarno.

Kehidupannya yang dikelilingi banyak wanita, hartanya, kehidupannya, serta orasinya, yang dianggap bisa merubah bangsa Indonesia.Orasinya, atau perkataannya, digambarkan penulis puisi tersebut dengan “Kongkorongok’, atau suara ayam.Segala yang diinginkan oleh beliau saat menjabat sebagai Presiden, bisa dipenuhi hanya dengan “Kongkorongok” saja.Jabatannya, memberikan banyak fasilitas, di kehidupannya.

Setelah diskusi, ada beberapa diantara kami yang memberikan tanggapannya atas puisi tersebut.Baik itu setuju, atau bertentangan dengan pendapat penulisnya.Dan menurut saya, segala sesuatu yang bisa didapatkan Soekarno hanya dengan “kongkorongok” saja, sesuai dengan apa yang dia lakukan sebelumnya.Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ketepian.Bersakit-sakit dulu, bersenang-senang kemudian.Perjuangannya untuk mencapai kemerdekaan Republik Indonesia, terbalas oleh kemudahannya untuk mencapai apa yang dia inginkan seolah-olah hanya dengan “kongkorongok” saja.

Diksi dan penganalogian yang tepat, membuat puisi tersebut menarik, tentu saja didukung oleh keahlian mengapresiasikan puisi yang Kang Ayi miliki.Olah vokal yang nyaring, jelas, memperhatikan intonasi, serta olah tubuhnya, membuat saya pribadi merasa setidaknya menikmati dan terhibur, selebihnya tertarik untuk menulis puisi atau belajar mengapresiasikan puisi.

Puisi yang selanjutnya diapresiasi oleh sahabat saya, tidak kalah menarik dengan apa yang sebelumnya saya saksikan.Puisi tersebut menggambarkan kehidupan kota Jakarta, dengan pemerintahannya yang hanya memberikan janji palsu kepada rakyatnya, memakan gaji buta, tinggal di rumah megah, dan jauh dari bentuk harapan pemerintahan yang didambakan para rakyat.

Tanggapan saya, setelah menyaksikan pengapresiasian puisi tersebut, puisi ternyata bisa sangat dinikmati, tidak hanya untuk penulisnya, tapi juga untuk pembacanya.Puisi yang tersusun dari pengetahuan, atau segala sesuatu yang dilihat, diraba, dirasa, didengar oleh panca indera kita, bisa menjadi sarana, untuk mengungkapkan emosi, kesedihan, kebahagiaan, kebimbangan kita.Sebaiknya kita bisa menulis puisi, daripada mengungkapkan segalanya dengan cara yang negatif, atau bisa merugikan orang lain.

Puisi, selain bisa dijadikan sebagai hobi, juga bisa dijadikan aset dalam kehidupan kita.Banyak sastrawan, yang dihidupi oleh puisi-puisi nya.Puisinya yang indah, dan berbobot, bila dinikmati oleh orang lain, setidakntya bisa memberikan kebanggaan terhadap diri sendiri, selebihnya, bisa mendatangkan keuntungan seperti materi.

Puisi bukan hanya karya, tapi juga harta.

*****

Autumn Windy Alwasilah

Pendidikan Bahasa Inggris

A1

0801186

Bookmark and Share
November 1st, 2008

nonton bareng andrea hirata

Posted by autumn-windy in Uncategorized

senang sekali, masih diundang sama belia pikiran rakyat, sebagai belia look 2007. kamis, tanggal 23 kemarin, diundang u/ datang ke blitz megaplex Paris Van Java. Tapi sayang, yang ikutan cuma dikit. Tapi gpp, yg penting nnton bareng andrea hirata, yg hari itu pake baju merah, dan reuni sama temen2 yg lain. Haratis pula.. mantaff lah pokoknya mahh..

Bookmark and Share
October 3rd, 2008

Happy Idul Fitri

Posted by autumn-windy in Uncategorized

Taqobalollahu Minawaminkum

Syiamana wasyiamakum.

minal aidzin walfaidzin

mohon maap lahir batin..

1 Syawal 1429 Hijriyah.

semoga Allah SWT menerima semua amal ibadah kita di bulan Ramadhan, semoga Allah SWT memberikan segala berkah Nya untuk kita smua. dan semoga kita semua masih diberi kesempatan untuk menikmati indahnya Ramadhan tahun depan.

amin

Autumn sekeluarga

Bookmark and Share
October 3rd, 2008

Pengalaman pertama makan di Raja Rasa Sundanesse and Seafood di setrasari

Posted by autumn-windy in Uncategorized

Mahall.

masa tahu opat siki, jeung aripis hargana 7500?

cumi anu dua kali eun ngahuapkeun 45rebu?

susu soda 12rebu?

juice strawberry saeutik 18rebu??

dan menu lainnya, yg sama mahalnya.

tapi itu tidak terlalu aneh.

ada yg lebih berkesan.

naun cing?

lagi makan, tiba tiba galujrud, pegawai2 lalumpatan tihandap-kaluhur, dan tiluhur-kahandap.

tamu yg lagi makan di lantai atas disuruh pindah kebawah.

smwa lampu jol dipareuman.

ada apa?

ternyata?

ada yg konslet!!

smwa tamu langsung kalaluar.

lalumpatan.

riweuh.

ahahahaha, mobil pemadam kebakarannya terjebak macet di depan BTC.

ahaha..rame.

lumayann..

rame

Bookmark and Share
October 3rd, 2008

BEDA

Posted by autumn-windy in Uncategorized

Beda lyric, song by Andity

Ku ingin bertanya

sungguhkah kau sayang aku?

kadang akupun meragu, engkau tampak beda

tak seperti dulu

mungkin waktu, yang tlah mengubah

kenyataan atau mimpikah diriku dengan semua ini

meski ku tak berubah

hanya kau menyita seluruh hatiku, disini

ku tak pernah berpikir

ada yang lain dihatimu

tapi bila begitu adanya

jangan kau membisu

ungkapkan padaku

takkan ada yang mampu menggantikan satu

dirimu

::aink pissssaann::

Bookmark and Share
September 27th, 2008

merasa rugi menjadi orang yang tepat waktu

Posted by autumn-windy in Uncategorized

bisa dibayangkan, kesalnya saya, empat jam menunggu tanpa hasil..

foto bareng gak jadi, buka puasa bareng juga gak jadi..

pas mereka dateng, ya saya pulang!!!

untung saya puasa, jadi ga adat”an..

padahal kesel bangettt…

Prinsip saya: “kenapa harus ngaret kalo bisa on time?”

prinsip teman saya: “kenapa harus ontime kalo bisa ngaret?”

??????????????????

Bookmark and Share
September 20th, 2008

Hidup Mahasiswa!

Posted by autumn-windy in Uncategorized

Sebenenya sih saya agak males nulis di blog lagi.. hehe, tapi berhubung disemangati oleh dosen-dosen saya, lahirlah kembali semangat saya untuk go blogging lagii..

hhehe..

lalu kenapa tulisan ini saya kasih judul ‘Hidup Mahasiswa’?

hmm,, kenapa ya? saya juga gak tau pasti. Yang jelas, saya lagi inget aja sama masa-masa MIMOSA, terus kemarin lagi ikutan alur KAB ESA, yang namanya ‘Getar Cinta’..

Kata ibu saya, harus keliatan bedanya, antara dulu yang saya pelajar SMA dan sekarang yang status saya adalah mahasiswa, baik itu dilihat dari sikap, perilaku, cara berpikir, dan lain lain..

Kata ayah saya, kalo udah kuliah nggak boleh preman-premanan lagi. Secara dari SMA saya dijuluki preman UPI. Kenapa? saya dedengkot UPI, saya punya cara jalan yang kaya budak legeg nu ngajak gelut, tomboy, punya kebiasaan jongkok.. hehe.. Maapkan aku Mom&Dad, tidak bermaksud manghiwal dari anak”mu yang lain, tapi inilah aku..

hehe..

yaa,, kurang lebih seperti itu.

kondisi fisik saya saat ini tidak memungkinkan untuk lama-lama dihadapan monitor, karena saya lagi sakit.

cerita-cerita di blog saya lanjutkan diwaktu mendatang,

mohon doanya agar saya lekas sembuh.

terimakasih.

selamat menunaikan ibadah puasa..

_autumn’botem’preman’perkasa_

Bookmark and Share
May 5th, 2008

mmm…

Posted by autumn-windy in Uncategorized

04/05/08 22:48

in the dark of the night i can’t see anything
i can’t touch anything
i can’t hear anything
but, there’s something that i can feel cuz i don’t need my eyes
my hands
and my ears, to know that you are always stand right beside me…

sender:

::myhusbandwannabe::
+628575_ _ 09_ _ 6

Bookmark and Share
Next Page »