saya juga bingung, bikin dadakan gini, tapi bisa jadi essay terbaik maru b’ing UPI ‘08
Ada Cinta di HIMA dan Kaderisasi
Kaderisasi dan Himpunan Mahasiswa atau HIMA, jelas memiliki peranan penting dalam sebuah perguruan tinggi.Sebagaimana yang dituliskan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kader adalah orang yang diharapkan akan memegang peran yang penting dalam pemerintahan, partai, dsb. Termasuk Himpunan Mahasiswa, membutuhkan seorang kader yang mampu menjalankan roda organisasi dengan baik dan benar.
Kader yang baik, menurut saya, adalah sosok yang bertanggung jawab, dapat memberikan pengaruh yang bagi teman-temannya dalam sebuah organisasi.Menurut Menteri Pemuda dan Olahraga, Adhyaksa Dault, leadership atau kepemimpinan adalah mampu mempengaruhi orang lain.
Pengaderan, atau proses mengkaderkan seseorang, tentu menjadi tanggung jawab seorang pemimpin.Seseorang dapat menjadi pemimpin, berawal dari seorang pemimpi yang bermimpi dan berkeinginan mampu memimpin (setidaknya bagi dirinya sendiri), dan mampu menghasilkan para pemimpin yang baru.
Jika hari ini kita mampu menjadi lebih baik dari hari kemarin, maka kita termasuk kedalam orang yang beruntung.Jika hari ini sama dengan hari kemarin maka kita termasuk kedalam orang merugi, dan apabila hari ini kita tidak bisa lebih baik dari hari kemarin, kita termasuk kedalam orang yang celaka.
Pengaderan atau proses mengkaderkan seseorang mahasiswa baru dalam sebuah himpunan tentunya bertujuan untuk membentuk seorang kader atau sebuah generasi yang bisa lebih baik dari pengurus HIMA tahun sebelumnya.Hal tersebut tentunya akan dicapai apabila, baik mahasiswa baru, maupun senior, dapat menjalankan proses Kaderisasi Anggota Baru dengan baik.
Peran HIMA untuk kaderisasi, menurut saya yaitu, para mahasiswa yang berhimpun dalam satu organisasi, mampu berencana, bekerja sama, gotong royong, dalam mengaderkan mahasiswa baru.Mahasiswa yang berhimpun, saling mengisi, saling memberi pengetahuan, akan mampu membentuk visi dan misi agar Kaderisasi Anggota Baru yang berjalan, akan terlaksana sesuai dengan rencana.
Dalam KAB ini, kaderisasi dan Himpunan Mahasiswa saling ketergantungan.Kaderisasi tidak akan berjalan tanpa adanya pengurus dan anggota HIMA.Sebaliknya, HIMA pasti melakukan kaderisasi karena akan adanya regenerasi pengurus.Ada cinta antara HIMA dan Kaderisasi.
Harapan saya adalah, saya dan teman-teman mahasiswa baru 2008 yang lain, mampu menjadi kader yang diharapkan, tentunya dengan didikan atau latihan dari kakak-kakak senior, agar tercapainya tujuan kita bersama, yaitu menjadi lebih baik dari hari kemarin.Menjadi HIMA yang mampu berdiri sebagai HIMA yang patut dicontoh oleh HIMA yang lain, minimal dilingkungan kampus tercinta kita, Universitas Pendidikan Indonesia.Amin.
English, you rock!!!
Autumn Windy Alwasilah
0801186
Edu A’1
Kelompok 17